Sayup mata menetes jadi laut
Tampaklah golongan ombak
Memecah pasir. Berderai.
Pulau Andalas
Harumkan nama Sumatera Utara
Batin terulur panjang
Jadi garis keharusan membengkakkan tanah
Rumah-rumah runtuh menghantam raguku
Dan cerita-cerita mistis terlahap tuntas
Halu pandangku melingkar
Membentuk taman dengan bunga penuh rupa
Disinilah potongan cahaya dari pulau timur
Berikan batasan, bukit barisan
Terdiam merambat belati jiwa.
Annuqayah, 2008
REMBULAN SEBENING EMBUN
Rembulan sebening embun
Menata keindahan
Di langit yang kelam
Mencari kenangan
Yang menetes dari kabut malam
Berikan seribu duri warna-warni
Sebab matahari
Akan menjemputmu siang ini
Lubangsa, 2008
PURNAMA DI LANGIT BIRU
Dalam malam yang bungkam
Aku berlari meniti duri
Gumam yang panjang
Menelanjangi malamku
Lewat jendela kamar
Ku tatap purnama lam alif
Di langit biru
Bersama neil amstrong
Berdansa di danau cinta
Mengenang waktu
Yang menjanjikan hati
Menjadikan rasa
Hijrah pada tarian sunyi.
Lubangsa E.8, 190308
